Malam ini Theo dan Vivi terlihat begitu malas karena harus mengikuti bimbingan di sekolah. Keduanya berjalan malas saat memasuki asrama, dan di sana mereka bertemu dengan Ranjiel yang sedang membawa tas koper. “Lu mau out sekarang?” tanya Theo. “Beberapa barang mulai gue bawa balik ke rumah bokap.” “Owh, iya sih. barang gue juga mau gue pindahin ah,” sahut Theo. “Gue duluan ya?” pamit Ranjiel. “Oke.” Theo melanjutkan langkahnya untuk masuk ke dalam kamar, sedangkan Vivi sudah melepaskan pakaiannya di dalam walk in closet. “Yang, lu kagak mau beres-beres barang?” tanya Theo. “Buat apa?” “Ranjiel mulai beresin barang buat di bawa balik ke rumah ortunya,” jelas Theo. “Owh, iya juga sih. Entar ya.” “Oke deh.” Setelah selesai mengganti pakaian, Vivi melihat Theo yang tidak kunjung

