Vivi berada di lapangan basket. Dia sedang mengurus beberapa anak baru yang akan bergabung pada ekstrakurikuler cheers. Seperti tahun sebelumnya, akan diadakan seleksi pada mereka dalam minggu ini, dan untuk sementara ini mereka hanya perlu mengirim data pribadi, seperti tinggi badan dan berat badan. Ada banyak sekali murid baru yang berminat dalam ekstra ini. Tidak hanya murid cewek, bahkan kali ini ada juga cowok yang mendaftarkan diri. Vivi dan pelatih Nora tidak pernah menolak siapa saja yang ingin masuk ke dalam tim itu, asalkan mereka memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang gymnastic. “Cap, Nat kagak ada di kelas. Keknya kagak masuk deh hari ini,” ujar Ghea “Ya udah biarin aja. Mungkin dia masih butuh waktu.” Vivi kembali fokus pada peserta di depannya, dan bertanya mengenai p

