Kompetisi yang Vivi jalani telah selesai, semua kembali ke Indonesia dengan membawa piala dan medali emas pada kategori juara umum, dan juga kekompakan tim. Saat di bandara, Vivi memutuskan untuk menyusul Theo ke Jepang. Rasa kangen yang sudah tidak bisa ditahan, membuat Vivi nekat untuk berangkat sendiri ke sana. "Pelatih, aku langsung naik pesawat ke Jepang ya? Ketemu lagi lusa," ujar Vivi. "Oke, kamu hati-hati ya?" "Siap." Vivi berjalan masuk ke dalam gate-nya, dan sebelum itu Vivi memastikan jika Theo benar-benar tidak tahu jika dia akan pergi ke sana untuk menjemputnya. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih enam jam, Vivi sampai di bandara Tokyo. Dia sangat antusias untuk menemui kekasihnya. Dia menggunakan kendaraan umum hingga sampai di asrama tempat Theo menginap.

