Alfin sampai dirumahnya,saat dia turun dari mobil,Kayla langsung menghampiri ayahnya. "Papa...." panggil nya dan berhambur ke pelukan sang ayah. "Anak papa kok belum tidur,kenapa sayang...?" ujarnya langsung mendekap sang putri kesayangan ke dalam pelukan nya. Menggendong nya masuk ke dalam rumah,gadis berusia empat tahun itu cukup nyaman dalam gendongan sang ayah. Beberapa pria baju hitam membukakan mereka pintu masuk. "Kayla tatut..kalau papa kenapa-napa di luar sana." gumamnya sembari menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Alfin. "Anak Papa jangan mikirin yang aneh-aneh ya,papa pasti aman. Kan ada om Amir juga yang temani papa" Katanya coba menenangkan sang putri padahal dia sendiri takut ini adalah sebuah firasat buruk sang putri. "Kayla bobok nya di kamar papa boleh ga?" tanyanya

