*** Author POV. . . . Davi berjalan keluar dari rumah Nara dengan langkah tegap, kemudian masuk kedalam mobilnya. "Haaah" teriaknya saat pintu mobilnya tertutup, "bodoh, bodoh, bodoh" rutuknya, mencecar apa yang sudah dia lakukan, hampir dua minggu tidak bertemu dan dia malah mengacuhkan Nara, sejujurnya dia merindukan Nara karena itulah dia nekat datang kemari. Setelah meredakan sedikit deguban jantungnya yang terasa tidak karuan Davi menyalakan mobilnya kembali ketempat menyebalkan yang membuatnya sibuk sepanjang hari. Davi memarkirkan mobilnya di halaman sebuah gedung tinggi dengan logo 'A.J' didepannya, 'A.J Group' perusahaan milik keluarganya atau lebih tepatnya milik Opanya yang nantinya sudah jelas akan diwariskan kepadanya, cucu satu-satunya. Dengan gontay ia berjalan masuk k

