Episode Kedua Puluh Delapan

1562 Kata

Sekarang Sean dan Arga menuju cafe kejora. Biasa mereka suka kumpul di sana juga. Ada beberapa cafe yang biasa mereka nongkrong bareng termasuk Tirta Perkataan Sean masih terngiang di benak Arga. Bagaimana Sean memiliki pemikiran seperti itu hampir sama dengan dia. "Ga, gue ketemu dia." "Di mana?" Tanya Arga, "Singapura." Jawab Sean pasti. "Gue enggak tahu kenapa bisa ketemu dia di sana, apa loe udah tahu?" Tanya Sean balik. Arga hanya mnghembuskan napas kasar seolah dia sudah memprediksi ini. "Loe udah tahu," tanya Sean terkejut. "Gue enggak bisa memastikan Se, gue hanya bisa mengatakan kalau gue udah dapat email seperti sebelumnya. Dan Danu juga udah bergerak menghubungi gue beberapa hari lalu. Dan mama belum tahu soal ini. Jika dia tahu pasti dia akan bertindak nantinya" terang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN