Episode Kedua Puluh Lima

1233 Kata

Banyak tanda tanya dalam benak Rein sebenarnya. Tapi, dia tidak bisa mengungkapkannya. "Rein" panggil Maudy "Ya" jawab Rein tergagap, "Kamu melamun ya?" Tanya Maudy lagi sebab dia melihat Rein seakan terkejut ketika dipanggil. "Ya, eh enggak. Kenapa?" Tanya Rein. Maudy hanya mengerucut, "kamu engga dengar aku dari tadi bilang apa. Padahal, aku udah ngomong panjang lebar lho" ujar Maudy "Iya, kaya kereta api. Enggak berhenti" sahut Nuril, yang mendapat teguran Fathur dengan menyenggol lengannya. Ya, mereka sedang berada di dalam mobil, tadi Rein menawarkan menaiki sepeda motor saja. Tapi Fathur dan Nuril menolak. Nuril bilang dingin malam, Fathur bilang takut bahaya. Makanya mereka memutuskan untuk naik mobil Fathur dan untungnya saat itu Fathur juga bawa supir. Sebenarnya bukan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN