Karena kesal dengan jawaban sang ibunda, Mira akhirnya pergi dari rumah, dia ingin berada di rumah pohonnya. Di rumah membuatnya muak, bukan tidak kasihan dengan sang ibunda, tapi melihat ibunya terus berakting seolah-olah semuanya sudah diatur, bahkan ibunya seperti mengikuti segalanya tentang kelakuan ayahnya membuatnya muak. Mira ketiduran di sana, tanpa menyadari bahwa Syakira mungkin saja bersenang-senang atas penderitaan nya. Salah, sebenarnya tidak ada kesenangan di antara dua gadis itu. Mereka berdua sama menderitanya. Baik Mira, maupun Syakira. Keadaan tidak menguntungkan mereka, Mira menanamkan sakit hati di dalam dirinya seperti duri, sedangkan Syakira yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang tulus dari seorang ayah, bahkan ibunya yang penggoda jatuh cinta hingga menjadi pela

