Arga terdiam lama, dia memikirkan perkataan Tirta dan Sean. Lalu tersentak setelah beberapa saat mengingat Sean yang selama ini diam, dan Tirta yang tidak pernah membahas tentang kehidupannya. "Sebenarnya, apa yang kalian sembunyikan dari gue, yang gak pernah gue tahu?" tanyanya "bukannya loe udah tahu?" tanya Tirta balik dengan mengangkat sebelah alisnya, dengan wajah arogan dan santainya, seperti biasa. "Gue tahu kalau loe punya anak, tapi gue gak tahu yang lain." Jelas Arga "Terus? Tentang Sean?" tanya Tirta lagi, sedangkan Sean yang sedang dibicarakan hanya mengangkat gelasnya menghirup aroma kopi pagi ini, yang dibuatkan oleh Tirta. "Sean, ditinggalkan kekasihnya?" ujar Arga memastikan, sebenarnya ucapannya lebih kepada pertanyaan. Entah dia memang tidak peduli atau memang dia t

