Kejadian kemarin membuat Sky menyadari bahwa Casya bukan lagi sahabatnya yang bisa diajak pergi sesuka hati, bukan lagi wanita kesepian yang bisa menjadi teman curhatnya walaupun, tetap saja atas nama persahabatan mereka tetap berhubungan. Rasanya, ada yang hilang dalam diri Sky, separuh jiwanya mulai goyah. Akankah dia merelakan Casya untuk Tirta atau justru berjuang mendapatkan Casya. Setelah beberapa saat dia merenung, yang Sky dapatkan adalah kesepian. Dia kesepian karena Casya tidak bisa seperti dulu lagi, selalu ada untuknya bahkan ketika Maudy tidak membalas cintanya, dia tidak seperti ini. Tapi, karena seorang Casya, Sky bahkan tidak semangat untuk datang ke kantor, untuk pertama kalinya. "Kenapa loe?" tanya temannya, Jean. "Nothing" jawab Sky tanpa minat. Jean adalah teman kulia

