"Bagaimana Devan? Apa kau mau kembali ke rumah ini?" Raymon nampak serius dengan perkataannya bahwa ia ingin Devan kembali dan menjadi bagian dari keluarganya, bukan seorang pembantu rumah tangga. Devan mengulas senyum tipis, mencoba untuk merangkai kata. Ia takut menyakiti hati Raymon sebagai mantan mertuanya itu. "Maaf, ayah. Tapi saya tidak bisa," itulah jawaban dari Devan. "Kenapa? Apa kau sudah tidak mencintai putriku?" Saat ini mereka berdua tengah berada di halaman belakang. Dimana di situ terdapat kolam renang yang indah dan nyaman jika dijadikan sebagai tempat obrolan santai. Seperti yang Devan lihat, kolam itu nampaknya tidak terpakai, terlihat dari bekas sikat yang sempat ia gunakan sebelum pergi dan sebelum terjadi pembunuhan atas dirinya masih berada di sana dan ti

