Napas mereka kian memburu, keringat dari tubuh masing-masing jangan dikatakan lagi. Mereka seperti menguyur tubuh itu dengan keringat deras. Tristan tak percaya dengan kekuatan Devan yang semakin hari semakin meningkat, walaupun dirinya sudah menyerap lima mahkota sekalipun, tetap saja kekuatan Devan paling unggul. Hanya saja Tristan sudah punya tambahan tenaga di tubuhnya. Untuk itu ia masih bisa bertahan. Bukan hanya Tristan, bahkan Devan sendiripun merasa terkejut. Tenaga itu semakin ringan untuk dikendalikan. Apa mungkin itu semua karena ia menyerap sinar yang dimiliki Kris? "Bagus juga kekuatanmu, Devan. Kau memang yang paling beruntung. Jika saja kau tidak kembali hidup dan keberuntungan ada dipihak mu, mungkin semua akan berjalan lancar. Dan seharusnya mahkota itu milikku, aku

