AUTHOR POV Kadang kita tidak pernah paham sedalam apa cinta akan membawa kita pada suatu problema hidup dan juga membantu kita pada problema tersebut. Cinta sungguhlah kata yang sakral, kata yang mampu menghidupkan namun juga bisa sangat mematikan. Willy dan Meggy tidak pernah tahu kemana arah cinta mereka berdua, saat ini mereka hanya tahu yang namanya saling mencintai. "Katakan sekarang jika kau ingin berhenti Meg, karena aku tidak mungkin berhenti jika kau tidak menahanku sekarang." Bisik Willy sangat dekat membuai wajah Meggy dengan nafas hangatnya dan juga bibirnya. Meggy telah polos tubuh atasnya tanpa penutup apapun, Willy pun telah polos tubuh atasnya dan menindih tubuh Meggy di bawahnya. "Lakukan kak, lanjutkan yang sudah kita mulai kak." Sahut Meggy menangkup sisi wajah

