Chapter 31

1871 Kata

"Belle! Kenapa kau lakukan itu pada kami?!" seru Key. "Kenapa lagi? Tentu, untuk menghabisi kalian!" Alardo mengernyitkan dahi. Lantas, mendengus. "Jadi, p**********n mu itu, hanya drama? Hanya untuk memancing kami kemari?" "Ya, setidaknya begitu. Sebenarnya, aku ingin menghabisi immora itu. Tapi, sayang—laki-laki tampan itu menjadi korbannya." "Aku tidak menyangka, kau bisa seperti ini, Belle! Aku kira, kau ada di pihak kami!" "Yeah. Awalnya begitu. Tapi, nyawaku dan nasib desaku, tergantung diriku, Key. Kau, tahu kan? Ketika nyawa sudah di ujung tanduk—apapun akan di lakukan." Sementara itu, di dunia manusia, belum terjadi apa-apa. Aland duduk dengan kedua kaki di tekuk, di tanah yang semuanya di gantikan oleh paving block. Dena ada di sampingnya. "Menjauh lah dariku. Bisa saja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN