Bab 61: Cincin Impian

1728 Kata

“Kenapa ngintip Zaina sampai segitunya?” Kamila hampir menjerit karena suara yang tiba-tiba menyapa indra pendengarnya. Dia menoleh. “Kenapa, sih, suka banget gangguin orang?” “Jangan sembarangan. Aku juga pilih-pilih kalau mau ganggu orang. Aku, kan, cuma nanya, kenapa kamu ngintip Zaina?” “Aku penasaran mereka akan membicarakan apa.” “Bukannya Zaina bakal cerita semua ke kamu. Kenapa kamu repot-repot nguping?” “Aku enggak tahu, ya, kalau Kakak itu bakat bikin orang sebal.” “Jangan ngomong gitu, nanti kangen.” Berada di dekat Dzaky seperti ini sungguh membutuhkan tingkat kesabaran tinggi. Kamila memeriksa kondisi sekitar yang sepi, lalu menghela napas. Untung saja tidak ada orang. Dia tidak mau membuat masalah di acara pameran pemuda di hadapannya itu. Kenapa juga dia sibuk memiki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN