Bab 64: Siapa yang Mau Pacaran?

1763 Kata

“Kakak ngomong sesuatu sama Zaina?” “Ngomong apa? Memangnya apa yang mau diomongin?” “Enggak usah pura-pura. Awas saja kalau ngomong aneh-aneh sama Zaina.” “Ya, elah. Mau ngomong apa coba? Kita, kan, memang enggak pacaran.” Kamila menghela napas. Dia memperhatikan wajah Dzaky yang ditekuk. Mereka memang cukup dekat setelah intensitas pertemuan keduanya meningkat. Terutama setelah Zaina masuk kuliah. Dzaky jadi lebih sering muncul. Godaan-godaan yang terus dilontarkan pria itu mulai menggelitik hati Kamila. Meski tidak berstatus pacaran, Dzaky dan Kamila saling mendukung dalam berbagai hal. Kamila menyemangati Dzaky dengan bisnisnya yang baru seumur jagung. Dzaky memberikan perhatian lebih pada pelajaran Kamila. Meski tidak mengerti apa-apa tentang materi di jurusan gadis itu, Dzaky te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN