16. Saqhila

1948 Kata

Berkat bujuk rayuan maut gue yang aduhai, Fathia mau tinggal bareng di rumah. Yang jadi masalah adalah, di rumah gue kamarnya cuma ada 3, kita jadi bingung gimana pembagian kamar ini. "Yaudah, Ulfa sama Mama aja ya, Tia sama Fira bisa bareng, Abang mah tetep." Usul Fira saat kami di jalan pulang. "Iya bisa tuh gitu. Mulai besok Tia pindah-pindahin barang yang penting aja ya?" Ujar Mama. Gue hanya diam, fokus menyetir sementara Mama dan Saphira ngatur ini-itu, gue sedikit melihat ke belakang ke arah Fathia, dia hanya mengangguk-angguk pasrah. Sampai di rumah, gue pamit istirahat di kamar karena gak ngerti kenapa badan gue berasa capek banget. Dan gue pengin biarin Fathia deket sama ciwi-ciwi dulu, sama gue mah gampang.     *****   Gue terbangun karena Ed Sheeran terus bernyanyi dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN