24. Jujur sama Lika

1672 Kata

Malam ini, setelah semua orang tidur, gue mengetuk pintu kamar Mama. Gak lama mengetuk, pintu kamar Mama terbuka. "Kenapa Za?" Tanya Mama. "Eza mau ngobrol bentar Ma, bisa? Apa Mama udah ngantuk?" "Ayo ngobrol dulu aja." "Makasih Ma!" Gue masuk ke kamar Mama, lalu duduk di kursi rias tapi menghadap Mama yang duduk di kasur. "Kenapa sayang?" Tanya Mama. "Soal Aya." "Kenapa Aya?" "Menurut Mama gimana?" "Gimana apanya?" "Kalo Eza sama Aya, gimana?" Jelas gue. "Ya bagus, gak gimana-gimana, kamu keliatan sayang sama dia, dia juga keliatan jelas cinta sama kamu. Itu bisa jadi dasar yang baik untuk hubungan kalian." Ujar Mama. "Mama gak keberatan? Eza dulu pernah drop gara-gara dia?" Tanya gue. Lalu Mama tersenyum, mengulurkan tangannya dan mengusap pipi gue. Nyaman. "Pas dia pergi,

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN