8. Dari Hongkong

2157 Kata

Akhirnya, tanggal cuti gue tiba juga. Gue memang sudah mengurus cuti dari dua bulan lalu, niatnya cuti buat dipake jalan-jalan sama keluarga, tapi karena Papa meninggal, tentu saja niat itu gue batal. Gue sudah punya rencana sendiri, yang tentunya gak gue kasih tau siapa-siapa. "Ma, Eza berangkat ya?" Gue pamit, sambil mencium punggungg tangan Mama. "Kamu gak mau bilang pergi kemana?" Tanya Mama. Gue hanya menggeleng dan tersenyum. "Yaudah kalo kaya gitu, hati-hati, 5 hari kan?" Tanya Mama. "Seminggu, Ma." "Pokoknya cepet pulang, yaa?" "Iya siap Ma, udah yaa Eza berangkat, itu grabnya udah dateng." Kata gue. Mama mengangguk, mengantar gue ke depan gerbang lalu melambaikan tangannya ke gue, Mama berbalik ketika mobil yang gue tumpangi melaju. ****   Gue sampai di Hongkong, langsung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN