Bulan-bulan sudah berlalu. Mama masih gak mau pindah rumah, Qila sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta. Fira lagi ngurus sidang hasil, Fathia masih bekerja sekalipun udah gue tawarin kuliah, tapi dia gak mau, dan hubungan gue sendiri dengan Lika pun masih belum ada perubahan, kita deket tapi gak balikan. Sementara itu, gue juga lumayan deket sama si Lina Jobstreet. Gak tahu dia dapat nomor gue dari mana, yang jelas, gue seneng dia chat gue, anaknya ramah, dan seru. Yang paling penting sih, dia gak gila kaya Lika. Sabtu sore, gue lagi main PS sama Fathia, Mortal Kombat dan asli ini anak jago banget. Kalah mulu gue. "Dah udah ah Fath, Abang kalah mulu." Gue menyerah. Susah kalahin adek yang satu ini. "Yaudah, Abang mah main Harvest Moon aja sana, kaloga The Sims!" Ledeknya. "Songong

