Dengan nyanyian Dengan tarian Dengan segala rasa yang sederhana Tersenyum pada duka yang dijaganya Lelaki itu duduk sendiri Mengira-ngira kata apa yang tak sempat Ditanyakan angin pada hening yang memeluknya Ditanyakan pada duka yang dijaganya Pada luka yang menjadi baju dan nafasnya (Kerinduan – Payung Teduh) Setelah menjemput si Gondrong, si Keriting melanjutkan perjalanannya ke kampus. Kabar- kabarnya, mereka akan mengambil set pakaian wisuda di dekat koperasi mahasiswa. Mereka tak berlama- lama melainkan langsung ke tempat kejadian perkara, hanya untuk mendapati wilayah koperasi mahasiswa itu kosong. “Ah, lu mah! Suka nggak bener kalau ngasih info!” protes Ronald. Vito hanya menggaruk- garuk kepala. Ia merasa cukup yakin kalau kabar burung yang ia dapat benar kali ini. B

