Albert sudah menghabiskan dua kaleng bir. Ia tak biasa minum di siang hari. Namun, hal lain tidak mampu dilakukan dalam rangka melampiaskan kekesalan atas sikap Amanda kepada dirinya yang sangat sengaja mengabaikan sejak kemarin. Bahkan satu pun telepon darinya tidak diangkat. Puluhan pesan juga tak dibalas Amanda. Albert sungguh mempunyai keinginan kuat untuk segera meninggalkan ruangan kerja saudarinya itu, seandai saja tak memiliki informasi penting harus ditanyakan. Terkhusus soal sikap tidak peduli yang tengah diberlakukan sang kembaran. Albert pun sangat sadar jika Amanda tengah memanfaatkannya. Atau lebih tepat sengaja mempermainkan. Albert sudah hafal dengan tingkah saudari kembarnya sebab semenjak kecil mereka berdua tinggal bersama. Tebakan tak akan mungkin salah. Mengingat, Am

