32 - Racun Godaan

1505 Kata

Albert terkekeh seraya mengangguk santai. Tak segera dijawab karena memang belum mampu menciptakan jawaban menggoda yang bagus. Kemampuan berpikir selalu saja mengalami gangguan, ketika sudah wanita itu memamerkan senyuman teduh kepada dirinya. Ia akan langsung terhipnotis pula. Namun, tak membalas ucapan Cavara bukan sesuatu yang menyenangkan. Ia harus dapat memenangkan sesi beradu gurauan dan juga rayuan dari wanita itu. Jika sampai terjadi kekalahan, maka harga dirinya tercoreng. Berupaya cepat merangkai kata demi kata sekiranya bagus sebagai respons. Gangguan tetap muncul. Ia tidak dapat berkonsentrasi secara penuh. Namun, enggan juga untuk mengalihkan pandangan dari wajah Cavara. "Kau benar, Sayang. Aku sedang bernafsu. Pikiranku terisi oleh fantasi tubuhmu yang memakai selimut ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN