"Miss Mikkler...," Cavara yang tengah membaca pesan masuk dari Albert, langsung saja menghentikan kegiatannya tersebut karena panggilan Raynold terdengar jelas oleh kedua gendang telinganya. Ia segera menambah lengkungan pada ujung-ujung bibir agar senyum kian bisa melebar, bentuk kesopanan. "Ada apa, Mr. Rafz?" tanggapnya dengan ramah dan dalam nada hormat. Sudah dipusatkan seluruh atensi pada sosok Raynold yang berdiri di sampingnya, yakni sisi sebelah kanan. "Kau ingin menyampaikan apa kepadaku? Katakan saja. Entah itu keluhan atau hal-hal kau butuhkan dalam menunjang pekerjaanmu selama di sini." Kepala sedikit diangkat karena tinggi dari pria itu melebihinya, tak dapat dihitung secara pasti berapa perbedaan secara real. Mungkin sekitar 30 sentimeter. Hanya perkiraan Cavara semata s

