“Assalamualaikum, Gus." Sapa Dirga. Rayyan menoleh lalu tersenyum lebar menyambut kedatangan Dirga dan putranya. “Waalaikumsalam. Dirga." Keduanya saling berjabat tangan. Rayyan menundukkan pandangannya guna melihat putranya. “Abang.. " Panggilnya. Ghaffi mendongak. “Assalamualaikum, Abi Layyan." Lesu dan malas. Rayyan menjawab salam putranya, lalu berjongkok untuk mensejajarkan tinggi badan mereka. “Abang kenapa kok kayak gak seneng ketemu, Abi?" Tanya Rayyan. Ghaffi memutar bola matanya malas, dua pria dewasa di depannya ini benar-benar banyak drama. “Ada mbah uti gak, Bi? Mood Abang lagi gak stabil." Hampir saja Dirga dan Rayyan tertawa terbahak-bahak. Bocah yang usianya belum genap tiga tahun itu sok kehilangan mood. Rayyan menggelengkan kepalanya. “Tidak ada, Mbah U

