Bab 88

1704 Kata

“Assalamualaikum, Ummi, Abah!" Rayyan setiap akhir pekan akan kembali ke rumah orang tuanya. Dia akan menginap dan makan malam bersama. “Waalaikumsalam, Ray, kemari Nak." Ummi Fatimah merentangkan kedua tangannya, meskipun sudah dewasa, bagi sang Ummi, Rayyan tetap anak kecil. Pelukan penuh kasih sayang dan cinta, mengusap punggung putranya, memberikan kecupan singkat, setelah itu Rayyan menyalami Ayahnya. “Bagaimana keadaan Ummi dan Abah?" Tanya nya, setiap satu bulan sekali akan ada Dokter yang memeriksa keadaan Ummi Fatimah dan Kiai Rahmat. “Alhamdulillah, Abah dan Ummi sehat, Ray." Jawab Kiai Rahmat. Rayyan manggut-manggut senang, syukur Alhamdulillah kedua orang tuanya sehat. “Mbak Sari, maaf, tolong ambilin barang-barang bawaan saya di mobil." Pinta Rayyan ketika melihat se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN