Bab 90

1190 Kata

Rayyan melakukan apa yang di sarankan oleh Dirga, dia menjalankan perannya sangat baik. “Mas, bagaimana?" Mbak Sari penuh dengan antusias menunjukkan kebaya pengantinnya pada Rayyan. Pria itu mendongak. “Bagus" Jawabnya singkat. Lalu kembali fokus pada ponselnya. Mbak Sari tersenyum canggung, dia sadar Rayyan tidak terlalu menanggapinya, tetapi langkah nya sudah semakin dekat, jangan sampai semua sia-sia. Rayyan benar-benar tidak ada minat, dia kesal, lantaran Ghaffi memblokir nomornya. Mengadu pada Dirga malah di tertawakan dan di minta untuk sabar. “Rayyan, jawab yang benar, Mbak Sari mau tau pendapatmu loh, Nak." Ummi Fatimah menimpali sembari menatap horor Rayyan. Pria tersebut berdecak pelan, memaksakan senyumnya. “Iya bagus, kebaya nya cantik." Jawabnya lagi. Rayyan ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN