Bodoh!

1521 Kata

"Bodoh, sudah, pergi sana! Kan aku sudah membebaskanmu! Apa gunanya aku jadi suami kalau tidak dipatuhi?! Sana pulang ke rumah Benny yang sombong itu, biar sekalian aku ledakkan kau di sana bersamanya kelak!" maki Devan hilang kendali. Kia masih terisak-isak, tangannya telah terlepas dari pinggang Devan. Lelaki itu sudah melepasnya dengan kasar dan paksa. "Aku yang salah, Van. Maafkan aku. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi." "Alah, janjimu busuk! Kau memang akan selalu meremehkan aku, sama seperti keluargamu yang terhormat dan durjana itu!" "Paman tidak salah, Van. Akulah yang salah. Tolong beri kesempatan lagi. Maafkan aku ya, Van." Kia meminta dengan tatapan mengiba. Devan menatapnya sebentar, mengibaskan tangannya ke udara lalu berbalik dan masuk ke dalam kamar. Kia tertu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN