Kia setengah berlari, menapaki koridor rumah sakit. Berita kecelakaan suaminya membuat hatinya teriris, tapi kenyataan Devan bersama Zeva dalam satu mobil yang sama lagi membuat hatinya kian meringis. Sudahlah, tak ada waktu untuk cemburu, Devan sedang mengalami musibah. "Kia, syukurlah kau sudah datang. Devan sekarang masih pingsan. Dia sedang ditangani dokter dan beberapa tenaga medis yang lain." "Bagaimana kecelakaan bisa terjadi, Ael?" "Entahlah, Kia, sepertinya ada kesalahan memang dari mobilnya. Mobil Devan sudah cukup tua, memang sering bermasalah." "Lalu, ehmmmmm ..." Kia menghentikan kalimatnya sejenak. "Kenapa, Kia?" "Kenapa ada Zeva?" tanya Kia dengan suara pelan dan lirih. Rafael juga tak langsung menjawab, dia nampak bingung juga harus mengatakan apa. "Maaf, Kia,

