Sudah hampir seminggu berlalu dari pertemuan antara Alex dan keluarga Kia. Lelaki itu sekarang sedang sibuk di perusahaan asing milik keluarganya yang berada dan berdiri di Indonesia. Beberapa kali pula, Alexander sering mengunjungi Kia, mengajaknya keluar untuk hanya sekedar menghibur diri. Namun, Kia sebenarnya paham, bahwa Alex sengaja sering mendatanginya. Lelaki itu memang tidak akan pernah menyerah. Tetapi Kia juga tetap pada pendiriannya, dia tak akan memberikan harapan. Berulangkali juga Kia mengatakan kepada Alex, bahwa dia tidak akan pernah bisa memiliki hubungan lebih dari sekedar seorang teman. Kini, Kia tengah berada di seberang pekarangan rumah Devan. Dia membawa beberapa bahan makanan untuk mengisi lemari pendingin lelaki itu sebab terakhir dia di rumah itu, dia melihat

