Hari ini adalah hari pertama aku dan kak Vano menyiapkan pernikahan kami, sebelumnya dia menyuruhku menemuinya ke apartemen yang akan kami tempati nantinya. Setelah sampai aku menekan bell, tak lama pintupun terbuka dan menampakkan seseorang yang dalam hitungan hari akan menjadi suamiku dia menyambutku dengan seyuman, menyuruhku masuk dan menunggu di ruang tamu. “Nih, diminum” ucapnya sambil menyodorkan secangkir teh di meja hadapanku,aku tersenyum lalu mengangguk “Jadi hari ini kita ngapain?” Tanyaku tanpa basa basi “Eum, tunggu bentar yak” lalu dia pergi ke arah salah satu ruangan yang aku yakini itu adalah kamarnya rak berapa lama dia pun kembali dengan membawa sebuah buku “Itu apaan?” Kak Vano langsung duduk di sampingku dan membuka buku yang ia bawa tadi “Ini buku tabungan gua, i

