Setelah satu minggu dirawat, Anisa akhirnya diperbolehkan pulang. Firman langsung membawa Anisa dan Kirana menuju Bandung. " Sayang, ada hal yang belum kamu ketahui tentang Umi," " Memangnya umi kenapa, mas?" tanya Anisa sambil menoleh kearah Firman. " Tapi, aku minta kamu jangan kaget, soalnya umi sudah...gak ada lagi," satu perkataan Firman membuat Anisa kaget mendengarnya. " Apa mas, kamu bilang umi udah gak ada?" Anisa nampak masih belum percaya. " Iya sayang, umi sudah meninggal sehari sebelum kamu mengalami kecelakaan" Anisa terdiam sambil menatap wajah suaminya. Hatinya terasa dicabik - cabik mendengar kabar tentang mertuanya itu. Nafasnya terasa sesak, air mata mengalir dari sudut matanya. Anisa tidak kuasa menahan kesedihan karena ditinggal oleh mertua yang sangat menyayangi

