Bahkan, Heru dan Damar tinggal bersama Vinna dan Silla. Bukan hanya tinggal satu atap, mereka pun sudah tinggal satu kamar. Heru sama Vinna, dan Damar sama Silla. Ketampanan Damar membuat Silla hanyut dalam rayuannya, sehingga Silla rela memberikan apa yang diminta oleh Damar termasuk kegadisannya. " Tante, apa gak sebaiknya hari ini kita ke notaris dulu, untuk memperlihatkan Akta perusahan, sekalian kita bicarakan tentang balik nama. Siapa tahu, tampa surat kematian mas Arman juga masih bisa di proses," kata Silla. " Iya, jangan tunggu lama - lama. Lebih cepat pebih baik. dan satu hal lagi sayang, hari ini mas perlu uang," sahut Heru. " Kamu butuh uang berapa, mas?" tanya Vinna. " Gak banyak, cuma dua puluh juta saja," ucap Heru. " Baiklah nanti aku transfer. Sekarang mening kita fo

