" Kamu tidak perlu minta maaf Sil, karena kamu tidak salah apa - apa. Justru aku berterima kasih atas kejujuranmu," ucap Anisa dengan wajah yang begitu tenang. " Tapi, walau bagaimana pun juga, aku tidak pantas masih mencintai suami orang. Tapi kamu gak usah khawatir, aku tidak akan mengganggu kebahagiaan kalian berdua," Silla berkata sambil menatap wajah Anisa. Ada kejujuran dari pancaran wajahnya yang membuat Anisa yakin bahwa, Silla memiliki hati yang baik, tidak seperti Rahel yang memaksakan keinginannya untuk tetap harus memiliki Firman suaminya. " Apakah kamu akan bahagia jika menikah dengan mas Firman?" Kali ini Silla dibuat lebih terkejut dengan pertanyaan Anisa. Silla belum paham apa maksud dari perkataannya itu. Silla masih menyimpan banyak pertanyaan dalam hatinya atas apa

