Keras Kepala

1381 Kata

Alifa terlihat begitu gembira di tepi pantai. Sambil ditemani oleh Yuyun dan Raya, Alifa sebuk mainin pasir. Dia berlari saat ada ombak kecil menghampirinya sambil tertawa, disaksikan Arman dan Aleksa yang duduk berdampingan. " Al. aku sangat bersyukur karena bisa melihat Alifa tertawa. Alifa begitu lincah dan mengemaskan. Aku pasti akan selalu merindukannya," Arman membuka obrolan sambil matanya tetap memperhatikan Alifa. " Aku memang belum pernah membawa Alifa ketempat - tempat seperti ini mas, aku terlalu sibuk bekerja, hingga tidak ada waktu untuk mengajaknya jalan - jalan seperti sekarang ini," Sebuah jawaban yang langsung menusuk hati Arman. Kata - kata yang membuat Arman merasa makin bersalah terhadap kedua orang yang paling dicintainya itu. " Maafkan aku Al, karena aku telah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN