Heart Choice : Bab 42

1608 Kata

Salwa menatap Ruian dengan tatapan antara tidak percaya, tidak menyangka dan mungkin lebih ke, 'Serius? Ini pria mengajaknya nikah?' semudah itu? Jiwa Ruian sekarang ada di mana? Apa sedang terpisah dengan raganya? Atau ... benarkah pria di hadapannya adalah seseorang yang dulu pernah membuatnya kesal bukan main saat pertama kali mereka bertemu. Anehnya Syauqi malah mau berteman dengan Ruian. Sungguh diluar dugaan. Padahal adiknya tipe anak yang tertutup dalam menerima pertemanan. Membingungkan juga. Sebab, belum sampai mereka berbicara satu jam--- eh, jangankan satu jam, sepuluh menit saja tidak ada. Bagaimana bisa Ruian mengucap kata keramat. Patut dicurigai. Dia tidak mau berpikir aneh-aneh, tapi memang kenyataannya tidak bisa dipungkiri. Maksudnya, cukup membuatnya bertanya-tanya, ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN