Heart Choice : Bab 46

1113 Kata

Semua keluarga bermarga Dewangsa sedang makan malam bersama saat ini, tak terkecuali Vanilla yang di tengah-tengah kedua orangtuanya. Fabiano duduk di kursi penghujung, dan yang lainnya di tempat masing-masing. "Yan, kamu akan dijodohkan dengan Zahra," ucap Bu Bertha pada putra bungsunya, dan langsung membuat Ruian terbatuk-batuk kecil. Sementara pasangan suami-istri di situ hanya saling pandang, belum mau berkomentar apapun. Ruian menatap horor sang mama. Dia masih kuliah dan ingin menikmati masa-masa muda dulu, kenapa harus ada perjodohan. Apa wajahnya kurang tampan kalau cari pasangan sendiri, sampai sang mama repot-repot mencarikannya jodoh? Tidak perlu, Ma, tidak perlu. Dia belum mau terikat suatu hubungan resmi dulu, meskipun sampai saat ini belum punya pacar alias jomblo, bukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN