Semua keluarga bermarga Dewangsa sedang makan malam bersama saat ini, tak terkecuali Vanilla yang di tengah-tengah kedua orangtuanya. Fabiano duduk di kursi penghujung, dan yang lainnya di tempat masing-masing. "Yan, kamu akan dijodohkan dengan Zahra," ucap Bu Bertha pada putra bungsunya, dan langsung membuat Ruian terbatuk-batuk kecil. Sementara pasangan suami-istri di situ hanya saling pandang, belum mau berkomentar apapun. Ruian menatap horor sang mama. Dia masih kuliah dan ingin menikmati masa-masa muda dulu, kenapa harus ada perjodohan. Apa wajahnya kurang tampan kalau cari pasangan sendiri, sampai sang mama repot-repot mencarikannya jodoh? Tidak perlu, Ma, tidak perlu. Dia belum mau terikat suatu hubungan resmi dulu, meskipun sampai saat ini belum punya pacar alias jomblo, bukan

