Badai baru sampai di rumah Hadiutomo setelah menempuh perjalanan sedikit macet. Bukan Jakarta kalau tidak macet apalagi saat dan akan pulang kerja atau sekolah. Sedikit penasaran dengan jawaban Salwa tadi yang bilang, sudut bibirnya luka karena tertimpa ponsel. Jelas itu tidak mungkin, sebab bukan hanya sudut bibir saja yang luka, tapi pipinya juga masih ada bekas. Seperti bekas tamparan seseorang. Dalam benaknya, gadis itu memang ditampar seseorang apa menampar dirinya sendiri? Jangan salah paham karena dia mendadak jadi perhatian ke Salwa. Ini bukan perhatian, tapi penasaran dan prihatin dengan gadis itu. Manusiawi sih, sama seperti kita kalau ada orang jatuh replek kita tolong. Seperti itulah. Itupun tadi tidak bertanya terlalu detail, hanya bertanya kenapa dengan kamu. Itu saja.

