Paul memperhatikan layar monitor di depannya. Saat ini dirinya menonton rekaman secara langsung dari kediamannya. Lebih tepatnya melihat apa yang sedang Rosa lakukan sekarang. Bibir pria itu terangkat ke atas begitu melihat Rosa yang setelah mencoba membantu tukang kebun mereka membawa keranjang berisikan daun berguguran, malah Rosa tersandung dan terjatuh hingga daun-daun yang telah dipungut tersebut, kembali berserakan. Bukannya khawatir wanita itu akan terluka, Paul malah tersenyum, karena Rosa terlihat tertawa keras seolah menertawai kecerobohannya sendiri. Tiba-tiba Paul mendengar suara derap sepatu masuk dan itu adalah sekretarisnya. Ia mengernyitkan dahi melihat raut wajah bawahannya yang tampak tegang. "Ada tamu yang menunggu di luar." Alis Paul terangkat. "Siapa? Aku merasa

