Hari itu Paul memutuskan pulang tanpa pernah bertemu dengan Rosa. Ia bukan tidak sanggup melawan Matthew untuk menerobos, tetapi ketika berada di depan kamar rawat, dirinya bisa melihat bagaimana pengawal Matthew berusaha keras membuka paksa pintu. Setelah pintu terbuka, Paul dengan pelan melangkah lebih dekat. Ia lalu dapat melihat Rosa sedang meringkuk pada sudut kamar dengan raut wajah cemas, marah serta ketakutan. Paul belum pernah melihat sorot mata seperti itu dari Rosa. Ia kehilangan kata-katanya. Paul kemudian melihat bagaimana Matthew dengan sigap mendekati Rosa dan memeluk wanita itu. Rosa lalu tak sadarkan diri dalam dekapan Matthew. Menyisakan Paul yang hanya berdiri terperangah dengan apa yang terjadi. Semua berlangsung dengan cepat. Rosa diangkat oleh Matthew menuju tempat

