Bonus Part 8 : Dunia-Akhirat Bersama

1462 Kata

Empat bulan kemudian. Farrel menguap berkali-kali. Ia sebetulnya ingin membantu Fara yang sedang menyusui ketiga bayinya itu. Tapi matanya benar-benar tak kuat lagi. Fara terkekeh kecil melihatnya yang masih berusaha membuka mata. Perempuan itu tahu kalau akhir-akhir ini Farrel lembur. "Tidur aja, yang. Nanti aku bangun kan subuh," tuturnya. Farrel pasrah. Akhirnya ia mendaratkan kepalanya ke bantal lalu memejamkan mata. Subuh masih tiga jam lagi. Ia masih bisa tidur selama itu. Sementara Fara mengelus kepala Faizan yang sedang disusuinya. Setelah selesai, ia menaruh Faizan ke box bayi. Lalu menyusui Fauzan. Kalau Fauzi, sudah pulas lagi usai kenyang. Omong-omong ia dan suaminya merencanakan anak perempuan. Hahaha. Itu karena Fara mulai sedih melihat baju-baju bayi perempuan yang di

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN