Selamat membaca! Laju mobil yang dikendarai oleh Alex, kini mulai memasuki area perkantoran. Tak ada percakapan yang terdengar setelah pria itu menegur Sierra untuk tak perlu lagi membahas masa lalu. Keduanya saling diam dan sibuk dengan pikirannya masing-masing. "Sepertinya Sierra marah padaku karena teguran ku tadi," gumam Alex dapat membaca sikap Sierra dari keterdiamannya. Mobil pun mulai berhenti tepat di pelataran lobi. Salah satu petugas keamanan yang bekerja di sana terlihat sudah berada di sisi mobil. Menyambut kedatangan Alex yang seperti biasa, tak punya waktu untuk memarkirkan mobilnya. "Terima kasih tumpangannya ya, Lex." Hanya kata-kata itu yang terucap dari mulut Sierra diiringi gerakan membuka pintu mobil, lalu wanita itu bergegas keluar tanpa menunggu jawaban dari Ale

