Eliza yang khawatir akan keadaan Dirga, akhirnya memutuskan untuk menyusul Dirga yang ia ketahui sedang berada di pantai seorang diri di hari yang semakin gelap. Eliza yang tidak tahu akan apa yang terjadi, kini hanya memeluk Dirga dengan lembut, mencoba menenangkan laki-laki yang kini telah membuat bajunya basah oleh air mata. Tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut Dirga, selain isak tangis. Juga tidak ada satupun yang keluar dari mulut Eliza untuk sekedar menenangkan Dirga, karena Eliza tahu kata-kata apapun tidak akan bisa membuat Dirga menjadi lebih baik jika Dirga belum melampiaskan rasa sakitnya. Setelah beberapa saat, isak tangis Dirga mulai mereda dan perlahan melepaskan pelukan dari Eliza. Dirga tampak malu menatap Eliza, terlihat dari dia yang menunduk dan

