Pikiran Delio terus dipenuhi oleh ingatan-ingatan tentang mimpinya beberapa hari yang lalu. Mimpi itu membuat Delio berpikir bahwa ia tidak seharusnya menyembunyikan segala kebenarannya dari Dirga. Dirga bukan lagi anak kecil, dan kebenaran itu bukan juga hal yang harus disembunyikan dari Dirga dan Dirga berhak tahu itu. Setelah berpikir cukup lama, Delio akhirnya memutuskan untuk mengatakan pada Dirga secepatnya. Delio tidak ingin, hal ini diketahui Dirga dari orang lain, karena itu akan membuat Dirga terluka. Terlebih dari itu, Delio takut jika mimpi menakutkan itu menjadi nyata. Dirga yang sudah datang karena panggilan Delio, kini hanya menatap lurus kakaknya yang terlihat ragu untuk menyampaikan apa yang ingin ia katakan. “Kak, aku tidak tahu apa yang ingin kakak katakan sa

