Eliza mulai berdiri, hendak berjalan menuju kamar, namun kakinya yang masih gemetaran, membuatnya hampir terjatuh. “Kamu baik-baik saja?” “A-aku.. Kakiku gemetaran” Tanpa butuh aba-aba, Dirga dengan cepat meraih Eliza dan membantunya menuju kamar dengan menggendongnya. Eliza hanya terdiam dan kembali melingkarkan tangannya pada leher Dirga. Satu persatu anak tangga Dirga naiki dengan Eliza di gendongnya, sesekali ia melirik Eliza yang hanya bisa menunduk dengan tangannya yang masih gemetaran. Dirga membaringkan Eliza pada tempat tidur yang diselimuti bed cover berwarna merah muda. “Sekarang istirahat dulu, kalau perlu sesuatu kamu bisa panggil aku” Kata Dirga sembari menyediakan selimut untuk Eliza. “Dirga..” “Hem??” “Makasih karena..” “Iya” Jawab D

