Kisah Samuel (2)

1697 Kata

Rasa senang yang Samuel rasakan karena usahanya yang menemukan titik terang, rupanya hanya sementara. Ia mendapatkan telfon dari Revan, dimana Revan mengatakan bahwa Raisa sang pujaan hati sedang bersama dengan orang lain sekarang. Dengan perasaan gelisah, Samuel menyusul ke tempat yang telah di beritahu oleh Revan. Besar harapan Samuel bahwa perempuan yang sedang dilihat oleh Revan bukanlah Raisa, dan kalaupun itu benar adalah Raisa, Samuel berharap bahwa laki-laki yang sedang bersama Raisa saat ini hanyalah temannya saja. “Samuel..” Revan mengangkat tangannya, memberi tahu tempat Samuel padanya. Samuel yang melihat Revan, langsung saja bergegas menghampiri temannya itu. “Dimana Raisa?” Tanya Samuel to the point. Meski perasaannya gelisah, namun Samuel tetap ingin memastikan tentang w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN