Pertemuan

1392 Kata

“Dirgaa.....”   Nafasnya tersenggal-senggal dengan oksigen yang serasa tidak bisa membantunya bernafas dengan baik. Keringatnya bercucuran membasahi keningnya.   Ttok ttok..   Belum saja Delio sadar akan keadaannya yang tiba-tiba terbangun dengan perasaan terkejut akan mimpi buruk yang ia alami, pintu ruang kerjanya sudah di ketuk, dan itu kembali membuatnya terkejut.   Delio dengan cepat meraih tissue dan membersihkan titik keringat yang membasahi keningnya, dan berusaha mengatur nafas agar ia terlihat baik-baik saja.   “Iya, masuk” Pinta Delio setelah ia rasa keadaannya terlihat sudah lebih baik.   Wanita cantik berambut sebahu dengan stelan kantor yang modis, melangkah masuk ke ruangan Delio.   “Selamat siang pak, pihak dari perusahaan Molapect sudah datang” Kata Renata, w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN