Samuel tiba pada sebuah restaurant yang sebelumnya sudah ditentukan sebagai tempat bertemu dengan Raisa. Dengan menggenggam tangan Nara dengan lembut, Samuel berjalan masuk mencari tempat yang sudah di reservasi oleh Raisa untuk bertemu. Raisa berdiri untuk menyambut kedatangan Samuel, dan sedikit kaget ketika melihat kehadiran Nara yang datang bersama Samuel. “Ya, tentu saja dia akan membawa istrinya” Gumam Raisa dalam hati. Raisa mempersilahkan Samuel duduk dengan ramah, tak lupa ia juga menyapa Nara yang tangannya kini di genggam erat oleh Samuel. “Sudah berapa bulan?” Tanya Raisa mencoba ramah. “Delapan bulan” Jawab Nara sembari mengelus perutnya dengan lembut. “Sebentar lagi, semoga sehat-sehat sampai persalinan” “Terimakasih” Jawab Nara dengan tersenyum.

