Dirga sedari tadi duduk termenung di depan meja makan. Meski Eliza beberapa kali datang membawa makanan, namun tidak sekalipun Dirga bergeming. Ia masih saja asyik dengan lamunannya, dan hal itu membuat Eliza menjadi bingung, pasalnya Dirga tidak pernah membawa pikirannya ke tempat lain jika ia sedang berada di depan meja. Hingga Eliza selesai menyiapkan sarapan dan duduk tepat di depannya, Dirga masih saja melamun. “Ada apa?” Tanya Eliza setelah memandangi Dirga cukup lama. Pertanyaan Eliza membuat Dirga tersadar. Pandangannya langsung ia arahkan pada Eliza yang sudah menatapnya sedari tadi, dan memperlihatkan senyum manisnya pada Eliza. Pandangannya kemudian ia arahkan pada meja yang kini sudah di penuhi dengan makanan. Melihat makanan yang sudah siap di atas meja, membu

