Delio tiba di rumah ayahnya, dan seperti biasa, ia disambut manis oleh Nara, Ibu sambungnya. Wajah ibunya yang dulu tirus, kini perlahan menjadi tembem seiring dengan bertambahnya berat badannya karena sedang mengandung. “Ayah dimana, Bu?” Tanya Delio pada Nara. “Di ruang kerja, dia sudah menunggumu dari tadi” Delio langsung saja bergegas menuju ruang kerja ayahnya. Dengan mengetuk pintu dan mendapat izin dari Samuel, Delio masuk dan menyapa orang tua yang sudah membesarkannya selama ini. Samuel yang melihat kedatangan Delio, langsung menghentikan aktifitasnya yang tengah sibuk menandatangani beberapa dokumen. “Maaf, membuat ayah menunggu lama” “Ah tidak, Ayah juga sambil mengerjakan beberapa dokumen, jadi tidak merasa menunggu” Samuel beranjak dari kursi kerjanya d

